kehati-hatian dalam menilai pendapat orang lain, adalah ciri dari kematangan jiwa
Kamis, 23 Desember 2010
Minggu, 12 Desember 2010
Senin, 22 November 2010

Usai sudah penderitaan ibundaku tercinta
setelah 7 bulan menjalani derita kanker ovarium...
tepat pukul 22.36 hari Sabtu, 20 Nopember 2010
beliau menghembuskan nafas terakhirnya di rumah
saat anak-anak tercintanya berkumpul tuk membimbing kepulangannya...
Innalillahi waina illaihi roji'un
semoga semua amal ibadah semasa hidupnya diterima oleh Alloh SWT...
Amien Ya Rabbal Alamin
Selamat jalan bunda...
do'a ku akan selalu menyertaimu....
Jumat, 24 September 2010
back to the early mission
kmbali ke misi awal.... memperbaiki keturunan... nyari temen hidup yg tinggi semampai (Bukan Semeter Gak Sampai...wkwkwkwk...)
Senin, 20 September 2010
Jalan Seorang Gadis Menjajakan Keperawanannya
Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.
Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.
Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.
Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:
” Maaf, nona … Apakah anda sedang menunggu seseorang? ”
” Tidak! ” Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
” Lantas untuk apa anda duduk di sini?”
” Apakah tidak boleh? ” Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam..
” Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.”
” Maksud, bapak? ”
” Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ”
” Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual ” Kata wanita itu dengan suara lambat.
” Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? ”
Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.
” Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ”
” Saya ingin menjual diri saya, ” Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
” Mari ikut saya, ” Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.
Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.
Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.
” Apakah anda serius? ”
” Saya serius ” Jawab wanita itu tegas.
” Berapa tarif yang anda minta? ”
” Setinggi-tingginya. .’ ‘
” Mengapa?” Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
” Saya masih perawan ”
” Perawan? ” Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini..
Pikirnya
” Bagaimana saya tahu anda masih perawan?”
” Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan …”
” Kalau tidak terbukti? ”
” Tidak usah bayar …”
” Baiklah …” Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.
” Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda. ”
” Cobalah. ”
” Berapa tarif yang diminta? ”
” Setinggi-tingginya. ”
” Berapa? ”
” Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? ”
” Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. ”
Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.
Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.
” Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana? ”
” Tidak adakah yang lebih tinggi? ”
” Ini termasuk yang tertinggi, ” Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.
” Saya ingin yang lebih tinggi…”
” Baiklah. Tunggu disini …” Petugas satpam itu berlalu.
Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.
” Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ”
” Tidak adakah yang lebih tinggi? ”
” Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadapsaya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh … ”
” Saya ingin tawaran tertinggi … ” Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.
” Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya. Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit.Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli. ” Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.
Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift.
Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.
” Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? ” Kata petugas satpam itu dengan sopan.
Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu …
” Berapa? ” Tanya pria itu kepada Wanita itu.
” Setinggi-tingginya ” Jawab wanita itu dengan tegas.
” Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? ” Kata pria itu kepada sang petugas satpam.
” Rp.. 6 juta, tuan ”
” Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam. ”
Wanita itu terdiam.
Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.
” Bagaimana? ” tanya pria itu.
”Saya ingin lebih tinggi lagi …” Kata wanita itu.
Petugas satpam itu tersenyum kecut.
” Bawa pergi wanita ini. ” Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.
” Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ”
” Tentu! ”
” Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu … ”
” Saya minta yang lebih tinggi lagi …”
Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang.
Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.
” Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ”
Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.
” Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah.
Apakah itu tidak cukup? ” Terdengar suara pria itu berbicara.
Wajah pria itu nampak masam seketika
” Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu.
Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ”
Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita.
Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu.
Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: ” Pak, apakah anda butuh wanita … Huh ”
Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.
” Ada wanita yang duduk disana, ” Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi.
Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.
“Dia masih perawan..”
Pria itu mendekati petugas satpam itu.
Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. ” Benarkah itu? ”
” Benar, pak. ”
” Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu … ”
” Dengan senang hati. Tapi, pak …Wanita itu minta harga setinggi tingginya.”
” Saya tidak peduli … ” Pria itu menjawab dengan tegas.
Pria itu menyalami hangat wanita itu.
” Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ….” Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.
” Mari kita bicara di kamar saja.” Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu.
Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.
Di dalam kamar …
” Beritahu berapa harga yang kamu minta? ”
” Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ”
” Maksud kamu? ”
” Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih …. ”
” Hanya itu …”
” Ya …! ”
Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.
” Siapa nama kamu? ”
” Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar … ” Kata wanita itu
” Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ”
”Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ”
” Ada ! ” Kata pria itu seketika.
” Sebutkan! ”
” Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit.
Dan sekarang pulanglah … ” Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.
” Saya tidak mengerti …”
” Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya. Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar …”
” Dan, apakah bapak ikhlas…? ”
” Apakah uang itu kurang? ”
” Lebih dari cukup, pak … ”
” Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ”
” Silahkan …”
” Mengapa kamu begitu beraninya … ”
” Siapa bilang saya berani. Saya takut pak …Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal.Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu.Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` … Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan … ”
” Keyakinan apa? ”
” Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita … ” Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.
Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:
” Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini … ”
” Kesadaran… ”
.. . .
Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.
” Kamu sudah pulang, nak ”
” Ya, bu … ”
” Kemana saja kamu, nak … Huh”
” Menjual sesuatu, bu … ”
” Apa yang kamu jual?” Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum …
Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan….
” Kini saatnya ibu untuk berobat … ”
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: ” Tuhan telah membeli yang saya jual… ”.
Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkatakepada supir taksi: ” Antar kami kerumah sakit …”
(sumber : KASKUS)
Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.
Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.
Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:
” Maaf, nona … Apakah anda sedang menunggu seseorang? ”
” Tidak! ” Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
” Lantas untuk apa anda duduk di sini?”
” Apakah tidak boleh? ” Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam..
” Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.”
” Maksud, bapak? ”
” Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ”
” Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual ” Kata wanita itu dengan suara lambat.
” Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? ”
Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.
” Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ”
” Saya ingin menjual diri saya, ” Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
” Mari ikut saya, ” Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.
Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.
Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.
” Apakah anda serius? ”
” Saya serius ” Jawab wanita itu tegas.
” Berapa tarif yang anda minta? ”
” Setinggi-tingginya. .’ ‘
” Mengapa?” Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
” Saya masih perawan ”
” Perawan? ” Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini..
Pikirnya
” Bagaimana saya tahu anda masih perawan?”
” Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan …”
” Kalau tidak terbukti? ”
” Tidak usah bayar …”
” Baiklah …” Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.
” Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda. ”
” Cobalah. ”
” Berapa tarif yang diminta? ”
” Setinggi-tingginya. ”
” Berapa? ”
” Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? ”
” Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya. ”
Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.
Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.
” Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana? ”
” Tidak adakah yang lebih tinggi? ”
” Ini termasuk yang tertinggi, ” Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.
” Saya ingin yang lebih tinggi…”
” Baiklah. Tunggu disini …” Petugas satpam itu berlalu.
Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.
” Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ”
” Tidak adakah yang lebih tinggi? ”
” Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadapsaya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh … ”
” Saya ingin tawaran tertinggi … ” Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.
Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.
” Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya. Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit.Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli. ” Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.
Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift.
Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.
” Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? ” Kata petugas satpam itu dengan sopan.
Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu …
” Berapa? ” Tanya pria itu kepada Wanita itu.
” Setinggi-tingginya ” Jawab wanita itu dengan tegas.
” Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? ” Kata pria itu kepada sang petugas satpam.
” Rp.. 6 juta, tuan ”
” Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam. ”
Wanita itu terdiam.
Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.
” Bagaimana? ” tanya pria itu.
”Saya ingin lebih tinggi lagi …” Kata wanita itu.
Petugas satpam itu tersenyum kecut.
” Bawa pergi wanita ini. ” Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.
” Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ”
” Tentu! ”
” Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu … ”
” Saya minta yang lebih tinggi lagi …”
Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang.
Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.
” Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ”
Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.
” Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah.
Apakah itu tidak cukup? ” Terdengar suara pria itu berbicara.
Wajah pria itu nampak masam seketika
” Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu.
Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ”
Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita.
Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu.
Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: ” Pak, apakah anda butuh wanita … Huh ”
Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.
” Ada wanita yang duduk disana, ” Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi.
Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.
“Dia masih perawan..”
Pria itu mendekati petugas satpam itu.
Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. ” Benarkah itu? ”
” Benar, pak. ”
” Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu … ”
” Dengan senang hati. Tapi, pak …Wanita itu minta harga setinggi tingginya.”
” Saya tidak peduli … ” Pria itu menjawab dengan tegas.
Pria itu menyalami hangat wanita itu.
” Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ….” Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.
” Mari kita bicara di kamar saja.” Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu.
Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.
Di dalam kamar …
” Beritahu berapa harga yang kamu minta? ”
” Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ”
” Maksud kamu? ”
” Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih …. ”
” Hanya itu …”
” Ya …! ”
Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.
” Siapa nama kamu? ”
” Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar … ” Kata wanita itu
” Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ”
”Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ”
” Ada ! ” Kata pria itu seketika.
” Sebutkan! ”
” Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit.
Dan sekarang pulanglah … ” Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.
” Saya tidak mengerti …”
” Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya. Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar …”
” Dan, apakah bapak ikhlas…? ”
” Apakah uang itu kurang? ”
” Lebih dari cukup, pak … ”
” Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ”
” Silahkan …”
” Mengapa kamu begitu beraninya … ”
” Siapa bilang saya berani. Saya takut pak …Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal.Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu.Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` … Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan … ”
” Keyakinan apa? ”
” Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita … ” Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.
Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:
” Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini … ”
” Kesadaran… ”
.. . .
Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.
” Kamu sudah pulang, nak ”
” Ya, bu … ”
” Kemana saja kamu, nak … Huh”
” Menjual sesuatu, bu … ”
” Apa yang kamu jual?” Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum …
Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan….
” Kini saatnya ibu untuk berobat … ”
Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: ” Tuhan telah membeli yang saya jual… ”.
Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkatakepada supir taksi: ” Antar kami kerumah sakit …”
(sumber : KASKUS)
entah
entah mengapa, tiap orang yang berbohong kepadaku slalu terdeteksi sebelumnya olehku.. hingga akhirnya kebohonganya selalu terbongkar sebelum kebohonganya melangkah lebih jauh.. apakah indera ke-6 ku masih berfungsi?
entahlah, , , Tuhan yang tau segalanya, ku cuma bisa mengembalikanya lagi kepadanya..
entahlah, , , Tuhan yang tau segalanya, ku cuma bisa mengembalikanya lagi kepadanya..
Kamis, 09 September 2010
Selasa, 07 September 2010
Sabtu, 04 September 2010
Rabu, 01 September 2010
Janji Alloh
alhamdulilah ya Alloh.. Engkau telah memberikan begitu bnyk kebahagiaan dan keuntungan.. sesuai dgn janjimu, Engkau turunkan penyakit beserta obatnya.. pnyakit kanker yg Engkau sakitkan kpd ibuku, kini sudah hampir musnah dgn herbal keladi tikus yg Engkau ciptakan pula sebagai obatnya.. Engkau maha besar ya Alloh.. tak ada sdikitpun janji-Mu yg Engkau pungkiri..
Terima kasih ya Alloh.. puji syukur kupanjatkan hanya pada-Mu ya Alloh.
ALHAMDULILAH
Terima kasih ya Alloh.. puji syukur kupanjatkan hanya pada-Mu ya Alloh.
ALHAMDULILAH
Selasa, 31 Agustus 2010
Jumat, 27 Agustus 2010
aku mohon ya Alloh
ya Alloh, jangan dulu Engkau jemput ibuku, aku belum sempat membahagiakan beliau ya Alloh...
aku mohon ya Alloh
ya Alloh, jangan dulu Engkau jemput ibuku, aku belum sempat membahagiakan beliau ya Alloh...
Sabtu, 24 Juli 2010
maybe
siapakah dia ya Alloh?
apa dia kah org nya?
mungkinkah dia lah org yg Engkau maksud ya Alloh?
andai dia itu org nya, cpatlah prtmukan kami tuk bsa saling mengisi di jalan-Mu ya Alloh.
apa dia kah org nya?
mungkinkah dia lah org yg Engkau maksud ya Alloh?
andai dia itu org nya, cpatlah prtmukan kami tuk bsa saling mengisi di jalan-Mu ya Alloh.
Senin, 12 Juli 2010
bila pandngan sdh mulai kbur,
helai demi helai rambut tampak memutih,
telinga tak mampu lagi mendngar suara2 halus,
kelelahan langkah yg hnya mencapai beberapa meter,..
dgn dmikian, masa muda sudah diambang pintu penghabisan.,
cobalah sejenak tuk memikirkan kepentingan mu sendiri, kesampingkan dlu kpentingan org lain.. kapankah qt kan mengetuk pintu tobat?
kapankah qt kan mempersiapkan melangkah ke jenjang khidupan setelah ini?
helai demi helai rambut tampak memutih,
telinga tak mampu lagi mendngar suara2 halus,
kelelahan langkah yg hnya mencapai beberapa meter,..
dgn dmikian, masa muda sudah diambang pintu penghabisan.,
cobalah sejenak tuk memikirkan kepentingan mu sendiri, kesampingkan dlu kpentingan org lain.. kapankah qt kan mengetuk pintu tobat?
kapankah qt kan mempersiapkan melangkah ke jenjang khidupan setelah ini?
Rabu, 07 Juli 2010
My Angel

Engkau adlh malaikatku, yang selalu membimbingku menuju surga ditelapak kakimu...
Setiap tetes air liurmu, trasa bagaikan madu yang menyejukan dahagaku, tuk menambahkan kekuatanku dalam melanjutkan perjuangan hidup ini..
Stiap untaian kata yang keluar dari mulumu, selalu berusaha tuk menghalau akan langkahku yang salah dengan wujud alunan nyayian do'a mu...
Senyumu, selalu menghibur kalbu dalam keresahanku...
murkamu selalu mencambuku tuk memusnahkan semua dengki ku...
Bunda........
Kini engkau terbujur kaku dlm sakitmu,
Pilu rasanya hati ini.. tiada yang bisa kulakukan untukmu.. hanya do'a ku tuk kesembuhanmu..
Ya Alloh yang maha segalanya.... kumohon.... kirimkanlah malaikatmu... tuk membantu perjuangan ibuku, dalam melawan penyakitnya....
Engkau adlh malaikatku, yang selalu membimbingku menuju surga ditelapak kakimu...
Setiap tetes air liurmu, trasa bagaikan madu yang menyejukan dahagaku tuk menambahkan kekuatanku dalam melanjutkan perjuangan hidup ini..
stiap untaian kata yg kluar dri mulumu, slalu berusaha tuk mnghalau akn langkahku yg salah dengan wujud alunan nyayian do'a mu...
senyumu, selalu menghibur kalbu dalam keresahanku...
murkamu selalu mencambuk tuk memusnahkan semua dengki ku...
Bunda........
Kini engkau trbujur kaku dlm sakitmu,
Pilu rasanya hati ini.. tiada yg bsa kulakukan untukmu.. hnya do'a ku tuk kesembuhanmu..
Ya Alloh yang maha segalanya.... kumohon.... kirimkanlah malaikatmu... tuk membantu perjuangan ibuku, dalam melawan penyakitnya....
Setiap tetes air liurmu, trasa bagaikan madu yang menyejukan dahagaku tuk menambahkan kekuatanku dalam melanjutkan perjuangan hidup ini..
stiap untaian kata yg kluar dri mulumu, slalu berusaha tuk mnghalau akn langkahku yg salah dengan wujud alunan nyayian do'a mu...
senyumu, selalu menghibur kalbu dalam keresahanku...
murkamu selalu mencambuk tuk memusnahkan semua dengki ku...
Bunda........
Kini engkau trbujur kaku dlm sakitmu,
Pilu rasanya hati ini.. tiada yg bsa kulakukan untukmu.. hnya do'a ku tuk kesembuhanmu..
Ya Alloh yang maha segalanya.... kumohon.... kirimkanlah malaikatmu... tuk membantu perjuangan ibuku, dalam melawan penyakitnya....
Engkau adlh malaikatku, yang selalu membimbingku menuju surga ditelapak kakimu...
Setiap tetes air liurmu, trasa bagaikan madu yang menyejukan dahaga tuk menambahkan kekuatanku dalam melanjutkan perjuangan hidup ini..
stiap untaian kata yg kluar dri mulumu, slalu berusaha tuk mnghalau akn langkahku yg salah dengan wujud alunan nyayian do'a mu...
senyumu, selalu menghibur kalbu dalam keresahanku...
murkamu selalu mencambuk tuk memusnahkan semua dengki ku...
Bunda........
Kini engkau trbujur kaku dlm sakitmu,
Pilu rasanya hati ini.. tiada yg bsa kulakukan untukmu.. hnya do'a ku tuk kesembuhanmu..
Ya Alloh yang maha segalanya.... kumohon.... kirimkanlah malaikatmu... tuk membantu perjuangan ibuku, dalam melawan penyakitnya....
Setiap tetes air liurmu, trasa bagaikan madu yang menyejukan dahaga tuk menambahkan kekuatanku dalam melanjutkan perjuangan hidup ini..
stiap untaian kata yg kluar dri mulumu, slalu berusaha tuk mnghalau akn langkahku yg salah dengan wujud alunan nyayian do'a mu...
senyumu, selalu menghibur kalbu dalam keresahanku...
murkamu selalu mencambuk tuk memusnahkan semua dengki ku...
Bunda........
Kini engkau trbujur kaku dlm sakitmu,
Pilu rasanya hati ini.. tiada yg bsa kulakukan untukmu.. hnya do'a ku tuk kesembuhanmu..
Ya Alloh yang maha segalanya.... kumohon.... kirimkanlah malaikatmu... tuk membantu perjuangan ibuku, dalam melawan penyakitnya....
Selasa, 01 Juni 2010
tegarka dirimu.. kuatkan dirimu.. semangatlah tuk mempertahankan hidupmu..
Bunda.. brilah aku kesempatan tuk berbakti kepadamu, berilah aku kesempatan tuk menjadi anak yang soleh.. kumohon bunda,.
ya Alloh.. ku hnya bisa memohon kepada-Mu, berikan sdikit mujizatmu demi kelangsungan hidupnya ibuku..
amien ya rabal alamin.
Bunda.. brilah aku kesempatan tuk berbakti kepadamu, berilah aku kesempatan tuk menjadi anak yang soleh.. kumohon bunda,.
ya Alloh.. ku hnya bisa memohon kepada-Mu, berikan sdikit mujizatmu demi kelangsungan hidupnya ibuku..
amien ya rabal alamin.
Senin, 31 Mei 2010
moga ibuku cpet sembuh
aku hanya bisa memohon kpd Mu ya Alloh.. kmbalikanlah keceriaan ibuku tersayang.. jadikanlah dia sehat kmbali seperti Dia muda dulu.. saya blm siap tuk di tinggalkan ibunda trcinta ku.. sebab aku blm sempat membahagiakan beliau..
aku mohon ya Alloh, sembuhkanlah ibunda ku yg sangat ku sayangi.. sekali lg kumohon ya Alloh...
amien ya Alloh ya rabal alamin.
Al-Fatihah..
aku mohon ya Alloh, sembuhkanlah ibunda ku yg sangat ku sayangi.. sekali lg kumohon ya Alloh...
amien ya Alloh ya rabal alamin.
Al-Fatihah..
Jumat, 28 Mei 2010
RISAU
( Atiek CB )
Hingga malam semakin larut
Aku masih tak pernah juga
Mengukur jalan yang kita tempuh
Sekedar menepis rasa gelisah
Walau diri berhias senyum
Namun hati tak pernah tenteram
Dan sering datang perasaan lain
Tentang kejujuranmu kepadaku
Stinggi apa kita mampu mendaki
Rasa cinta kasih dan kesungguhan
Namun bila hati jadi terpisah
Beri kepastian agar kulebur semua
Kuakui kesalahanku
Selalu ingin memiliki
Namun kaupun tak pernah terbuka
Untuk menghalau segala prasangka
Rabu, 26 Mei 2010
0+1=1, 1+1=2, 2+1=3, 3+1=4, dan seterusnya, maka akan ketemu angka 9,...
Dari "0 kita merangkak menuju ke 1",... terus "berjalan menuju ke 2",.... dan "berlari menuju ke 3" dan seterusnya...
Awali kehidupan ini sesuai dengan susunan angka yang rapi... agar kita mencapai angka yang kita tuju yaitu 9 sebagai cita-cita dan harapan,
Tapi bila engkau awali angkamu dari 4 maka 4+1=5, 5+1=6, 6+1=7, niscaya engkau tidak akan mengenali langkah angka 0, 1, 2, 3 sebagai awal dari mana kita berasal....
fahami dan maknai arti kehidupan ini..
Dari "0 kita merangkak menuju ke 1",... terus "berjalan menuju ke 2",.... dan "berlari menuju ke 3" dan seterusnya...
Awali kehidupan ini sesuai dengan susunan angka yang rapi... agar kita mencapai angka yang kita tuju yaitu 9 sebagai cita-cita dan harapan,
Tapi bila engkau awali angkamu dari 4 maka 4+1=5, 5+1=6, 6+1=7, niscaya engkau tidak akan mengenali langkah angka 0, 1, 2, 3 sebagai awal dari mana kita berasal....
fahami dan maknai arti kehidupan ini..
Kamis, 01 April 2010
________________MoooooooM8 888
______________MogggooooooM 88888
________MMMMMoooooooooooM8 888888
________M6ooooMMMmoooooooM 888888888
_____Mmooo8oooooooooooooM8 8888888888
____MmmmooooooooooooooM888 88888888888
___Moooooooooo8888888M8888 888888888888
__Mooooooooooooo88888M8888 8888888888888
___MmooooooooooooooommM888 88888888888888
_______M88ooooo888mooMM888 88888888888888
________M88888888oommooM88 888888888888888
_________M888888ooooMM8888 888888888888888
_________MooooooooooM88888 8888888888888888
______888MoooooooooM888888 8888888888888888
___888888MooooooooM8888888 8888888888888888
__88888888MoooooooM8888888 888mmmm888888888
_888888888Mo8oooooM8888888 MooooooooM888888
8888888888Moo8oooM8888MM8o oooooooooooM88888
8888888888Mooo88ooooM888Mo ooooooooooooM8888
_M8o8888ooo8oo88ooo0ooMMoo 888oooooooooooM88
Mooo88888ooo8o88o8oooooooo oo8888oooooooooM8
Moo8888o8ooooo8ooooooooooo oooo8888ooooooooM8
Mooo88oooooooooooooooooooo oooo888888oooooooM8
Mooooooooooooooooooooooooo oooo88888888ooooooM8
_MooMooooooooooooooooooooo oooooM888ooo88oooooM
__Mmoooooooooooooooooooooo oooo888Moooo8oooooooM
___Moooooooooo8ooooooooooo ooo8888MMooooooooooooM
____Moooooooo88ooooooooooo oo88888MMM8oooooooooooM
____Moooooooo88ooooooooooo ooo88888MMMMoooooooooooM
____Moooooooo88Moooooooooo oooooo88888MMMMoooooooooM
___Mooooooooo88Moooooooooo oooooo8MooooMMMMoooooooooM
__Mooooooooo8MMooooooooooo oooo88MoooooMMMMoooooooooo M
_Mooooooooo88MMoom888moooo ooo88MooooooMM_MMooooooooo o
_M8moooooo888MMoom@@8moooo 8888M8oooooooMM__MMooooooo
M@88moooo888MooMom8@8mooo8 888MooooooooMM___Mmoooooo0
_*M8mooo8888MooooMm8mooo88 8M888ooooooooMM___Moooooo0 0
____MMMMMM8888oooooMMmmmmM 88888oooooooMM_Moooooooo0
__________M88Moooooo888888 8888oooooooooooMMooooooooo o
__________M88Mooooo8o88888 8888ooooooooooooMoooooooo8 8
___________M88Mooooo8ooo88 8888oooooooooooMooooooo888 8
____________M888Mooo888ooo oo888ooooooooooMoooooo8888 M
____________M88888Moo888oo oooo8888ooooooMooooooo888M 8
_____________M888888Mo8888 oooooo8888oooMooooooo888M8 8
______________M8888888Mo88 88ooooooooooMoooooooo88M88 8
________________M888888M88 888oooooooooMoooooooo8M888 8
_________________M8oo888M8 88888ooooooMoooooooo8M8888 8
__________________M8ooooMM 88888888ooMooooooooM8888oo o
___________________MooooM_ M88888888MooooooooM888oooo o
____________________MooooM _M888888Mooooooo8M88**oooo o
_____________________Moooo M_mmmmmmMoooooo8Mmooooooo
______________________Mooo QooommmmMoooMMoooooooooooo
_____________________MM88o oo8ooooMMMoooooooooooooooo o
__________________mM8888M8 8o88mMmooooooooooooooooooo o
____________mMMMoooooooooM 888Mmooooooooooooooooooooo o
_______MMMMooooooooooooooo MMoooooooooooooooooooooooo o
___MMMoooooooooooooooooMMo oooooooooooooooooooooooooo o
MMMooooooooooooooooooMMooo oooooooooooooooooooooooooo 8
oooooooooooooooooooMMooooo oooooooooooooooooooooooooo oo
______________MogggooooooM
________MMMMMoooooooooooM8
________M6ooooMMMmoooooooM
_____Mmooo8oooooooooooooM8
____MmmmooooooooooooooM888
___Moooooooooo8888888M8888
__Mooooooooooooo88888M8888
___MmooooooooooooooommM888
_______M88ooooo888mooMM888
________M88888888oommooM88
_________M888888ooooMM8888
_________MooooooooooM88888
______888MoooooooooM888888
___888888MooooooooM8888888
__88888888MoooooooM8888888
_888888888Mo8oooooM8888888
8888888888Moo8oooM8888MM8o
8888888888Mooo88ooooM888Mo
_M8o8888ooo8oo88ooo0ooMMoo
Mooo88888ooo8o88o8oooooooo
Moo8888o8ooooo8ooooooooooo
Mooo88oooooooooooooooooooo
Mooooooooooooooooooooooooo
_MooMooooooooooooooooooooo
__Mmoooooooooooooooooooooo
___Moooooooooo8ooooooooooo
____Moooooooo88ooooooooooo
____Moooooooo88ooooooooooo
____Moooooooo88Moooooooooo
___Mooooooooo88Moooooooooo
__Mooooooooo8MMooooooooooo
_Mooooooooo88MMoom888moooo
_M8moooooo888MMoom@@8moooo
M@88moooo888MooMom8@8mooo8
_*M8mooo8888MooooMm8mooo88
____MMMMMM8888oooooMMmmmmM
__________M88Moooooo888888
__________M88Mooooo8o88888
___________M88Mooooo8ooo88
____________M888Mooo888ooo
____________M88888Moo888oo
_____________M888888Mo8888
______________M8888888Mo88
________________M888888M88
_________________M8oo888M8
__________________M8ooooMM
___________________MooooM_
____________________MooooM
_____________________Moooo
______________________Mooo
_____________________MM88o
__________________mM8888M8
____________mMMMoooooooooM
_______MMMMooooooooooooooo
___MMMoooooooooooooooooMMo
MMMooooooooooooooooooMMooo
oooooooooooooooooooMMooooo
Senin, 29 Maret 2010
Sabtu, 27 Maret 2010
Selasa, 23 Maret 2010
Dikala senja terbit di pagi hari,.. dan matahari memancarkan terik sinarnya di tengah malam..
Maka tak satupun manusia ingat akan jati dirinya..
Semua bersujud menyebut nama Tuhan yang tidak dia kenali..
Sumpah serapah hilang seketika ditelan kegelapan cahaya Illahi.
Betapa kecilnya dirimu wahai manusia, bila dibandingkan dengan alam semesta yang Beliau ciptakan..
Minggu, 21 Maret 2010
Sabtu, 20 Maret 2010
Ternyata aq blm dapat merasakan kasih sayang yg sesungguhnya, hanya kekerasan yg pernah kurasakan...
kehidupan yg keras, kata-kata yang pedas, hantaman kepalan tangan di kepala, cukup sudah kutelan...
tapi belum pernah ku telan kasih sayang yg sesungguhnya... kalau lah memang kasih sayang yang sesungguh nya itu masih ada di dunia ini, masih adakah jatah buat q..???
ta tau lah.... moga z masih ada...!!!!!!
Jumat, 19 Maret 2010
wahai sahabat ku yang setia.. apabila aku kesepian, hiburlah aku dengan suara merdumu... apabila aku sakit, obatilah aku dengan kasih sayangmu... apabila aku mati, mandikanlah aku dengan airmata mu... apabila aku aku terkubur, kuburlah aku di dalam hati sanubarimu... dan apabila aku tersesat, selamatkanlah aku dengan do'a mu....
Kamis, 21 Januari 2010
Senin, 18 Januari 2010
Ramalan Dunia 2010 sampai tahun 5079
Nabiah Baba Vanga akan memprediksi apa yang akan terjadi dalam 3000 tahun depan di dunia

Vanga (Vangelia) Pandeva lahir pada 31 Januari 1911 dan menghabiskan hidupnya tinggal di Bulgaria sampai dia meninggal pada 11 Agustus 1996. Ia kehilangan penglihatannya ketika ia berusia 12 tahun ketika ia tersapu oleh tornado. Dia ditemukan hidup dengan pasir di matanya, sehingga mengalami kebutaan. Vanga mulai membuat prediksi ketika ia berusia 16 tahun. Dia menjadi sangat terkenal karena karunia ini agak cepat. Banyak negarawan termasuk Hitler mengunjunginya dan dilaporkan bahwa Hitler meninggalkan rumahnya tampak sedih.
prediksi Vanga paling mengejutkan adalah:
“Pada pergantian abad, pada bulan Agustus 1999 atau 2000, Kursk akan ditutupi dengan air, dan seluruh dunia akan menangis di atasnya.” (1980)
- Prediksi tidak masuk akal saat itu. Sayangnya, dua puluh tahun kemudian, hal itu banyak yang percaya, ketika kapal selam nuklir Rusia tenggelam dalam kecelakaan pada bulan Agustus 2000. Kapal selam itu bernama Kursk. Kursk – kota (setelah mana kapal selam itu bernama), bisa tidak berarti telah tertutup dengan air (mungkin itu sebabnya dia tampak begitu realistis prediksi pada awalnya).
“Mengerikan,mengerikan ! Saudara-saudara Amerika akan jatuh setelah diserang oleh burung-burung baja. Serigala akan melolong dalam semak, dan banyak orang tak berdosa menjadi korban. “(1989)
- Terjadi seperti yang diperkirakan. World Trade Center Towers di New York runtuh setelah serangan teroris pada 11 September 2001. WTC Towers itu dijuluki “Kembar” atau “Brothers.” Para teroris mengantar penumpang pesawat – “burung besi” – ke dalam menara. “Semak” jelas berkaitan dengan nama keluarga presiden AS saat itu.
Anda dapat tertawa dan menolaknya, atau menjadi paranoid. Faktanya adalah tidak ada yang tahu apakah semua itu akan menjadi kenyataan atau tidak, jadi saya rasa kita harus menunggu dan melihatnya.
2010 – Awal Perang Dunia ke 3. Perang akan dimulai pada bulan November 2010 dan akan berakhir pada bulan Oktober 2014. menggunakan senjata nuklir dan kimia.
2011 – Karena hujan radioaktif di belahan bumi utara – tidak ada hewan atau tumbuh-tumbuhan akan tertinggal.
2014 – Sebagian besar orang di dunia ini akan memiliki kulit kanker kulit dan penyakit yang terkait. (sebagai akibat dari perang kimia)
2016 – Eropa hampir gak ada yang menempati
2018 – Cina menjadi kekuatan dunia baru.
2023 – orbit Bumi akan berubah sedikit
2028 – Pengembangan sumber energi baru. (Mungkin controller reaksi termonuklir) Kelaparan perlahan berhenti menjadi masalah. Dapat Mengemudikan pesawat luar angkasa samapi ke Venus.
2033 – es di kutub utara dan selatan mencair.
2043 – Dunia ekonomi makmur. Muslim menjalankan Eropa.
2046 – Setiap organ dapat diproduksi secara massal. Pertukaran organ tubuh menjadi metode pengobatan favorit.
2076 – Tidak ada masyarakat kelas (komunisme)
2088 – penyakit baru mewabah. – Orang-orang mulai tua dalam hitungan detik.
2097 – Penyakit tua itu mulai sembuh.
2100 – Manusia dibuat Matahari menerangi sisi gelap dari planet bumi.
2111 – Orang-orang menjadi robot.
2123 – Perang di antara negara-negara kecil.
2125 – Kelaparan di seantero bumi (Orang-orang akan teringat Vanga lagi)
2130 – Koloni di bawah air (saran dari orang asing)
2154 – Hewan menjadi setengah manusia.
2167 – agama baru muncul.
2170 – kekeringan di seantero bumi.
2183 – Koloni di Mars menjadi negara nuklir dan meminta kemerdekaan dari Bumi.
2187 – Berhasil menghentikan 2 letusan gunung berapi.
2195 – Koloni Laut sepenuhnya dikembangkan, energi dan makanan berlimpah
2196 – Kendali campuran antara Asia dan Eropa.
2201 – proses termonuklir lambat. Suhu turun.
2221 – Dalam pencarian kehidupan di luar Bumi, manusia berhubungan dengan semua hal yang mengerikan.
2256 – Spaceship freighting membawa penyakit baru ke dalam bumi.
2262 – Orbit planet mulai berubah secara bertahap.
2271 – Hukum-hukum fisika berubah
2273 – Mencampurnya Ras kuning, putih dan hitam. Ras baru muncul.
2279 – Tidak ada Energi (mungkin dari vakum atau lubang hitam).
2288 – Perjalanan kembali ke masa lalu (Sisa Perjalanan diciptakan?). Kontak baru dengan orang asing.
2291 – Matahari mendingin. Upaya-upaya sedang dilakukan untuk menyalakannya lagi.
2296 – Perubahan gaya gravitasi.
2299 – Di Perancis, ada pemberontakan terhadap Islam.
2302 – Misteri tentang alam semesta yang terungkap.
2304 – Misteri Bulan terungkap.
2341 – Sesuatu yang mengerikan mendekati Bumi dari ruang angkasa.
2354 – Kekeringan.
2371 – Kelaparan dimana mana.
2378 – Ras baru tumbuh dengan cepat.
2480 – Dua pria membuat matahari akan bertabrakan. Bumi berada dalam kegelapan.
3.005 – Perang di Mars. Lintasan planet perubahan.
3010 – Komet menabrak Bulan. Sekitar Bumi – cincin / zona dari batu dan debu.
3.797 – Pada saat itu di Bumi membunuh semua kehidupan, tetapi manusia akan dapat meletakkan dasar bagi kehidupan baru di sistem bintang lain.
3.803 – Sebuah planet baru dihuni oleh sedikit orang, Iklim planet baru mempengaruhi organisme orang – mereka bermutasi.
3.805 – Perang antara manusia memperebutkan sumber daya.
3.815 – Perang sudah usai
3.854 – Perkembangan peradaban hampir berhenti.
4.302 – kota-kota baru tumbuh di dunia. pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi baru.
4.302 – Perkembangan ilmu pengetahuan. Para ilmuwan menemukan dalam keseluruhan dampak dari semua penyakit dalam perilaku organisme.
4.304 – Ditemukan cara untuk mengobati semua penyakit.
4.308 – Karena mutasi pada akhirnya orang mulai menggunakan otak mereka lebih dari 34%. Benar-benar kehilangan pengertian tentang kejahatan dan kebencian.
4.509 – Memahami Allah.
4.599 – Orang orang mencapai keabadian.
4.674 – Perkembangan peradaban telah mencapai puncaknya. Jumlah orang yang hidup di planet yang berbeda adalah 340 miliar. Asimilasi dimulai dengan alien.
5.076 – Sebuah batas alam semesta. Dengan itu, tak ada yang tahu.
5.078 – Keputusan untuk meninggalkan batas-batas alam semesta. Sementara sekitar 40 persen dari populasi yang menentangnya.
5.079 – End of the World.
Langganan:
Postingan (Atom)


